20201229 011032

Densus 88 Antiteror Polri Bongkar Pusat Latihan Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah

Read Time:1 Minute, 28 Second

20201229 011032

BUSERBHAYANGKARA.COM, JAKARTA – DENSUS 88 anti teror Polri membeberkan fakta baru terkait kebutuhan anggaran jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) untuk melatih teroris generasi muda guna diberangkatkan ke Suriah.

Tak tanggung-tanggung, JI membutuhkan sekitar Rp300 juta untuk keberangkatan 10-12 orang ke Suriah. Hal itu diungkapkan narapidana teroris Joko Priyono alias Karso saat dimintai keterangannya oleh penyidik.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, menyebut salah satu pendanaan yang didapat jaringan JI berasal dari infaq. “Yang kedua pendanaan ada dari anggotanya. Anggotanya yang aktif sekitar 6 ribu orang,” tutur Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/12/2020).

Jika diumpamakan, lanjut Argo, satu orang menyumbang serratus ribu maka dikali enam ribu anggota sudah mencapai 600 juta.

“Tetapi banyak juga yang mengirim tidak seratus ribu, ada yang 10 hingga 25 juta, bervariasi,” ujar Argo. “Rp65 juta untuk bayar pelatih, makan selama pelatihan dan juga ada untuk beli obat-obatan,” terangnya.

Argo menyebut dana lebih yang didapatkan ini digunakan dan dipersiapkan untuk gelombang berikutnya. Pasalnya, setiap angkatan yang akan berangkat, dimintakan infaq ke anggota yang aktif. “Jadi ini anggaran atau dana yang disiapkan di setiap kegiatan pelatihan maupun keberangkatan ke Suriah,” ucapnya.

Namun, Argo mengaku bahwa pihaknya belum berhasil menangkap seluruh anggota teroris muda JI. “Belum, namun ada beberapa yang sedang dalam proses peradilan pidana, ada penyidikan, dan tentunya ini ada sebagian masih kita cari,” pungkasnya.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri membongkar sasana atau pusat latihan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) di sejumlah lokasi di Jawa Tengah. Salah satu lokasi yang dibongkar terletak di Desa Gintungan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah.

Argo menuturkan, di dalam pusat latihan tersebut sudah disiapkan beberapa pelatih untuk membentuk para anggotanya terampil dalam membela diri. Tak hanya itu, para anggota juga dilatih menggunakan pedang, penyergapan, dan perakit bom.(RED /DHMP)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
0D6B06A9 888F 4A47 84BA 4F91C0D0BC3E Previous post Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa Polda Metro Jaya Gelar Silaturahmi Nasional Lintas Agama
1609222068IMG 20201229 WA0005 Next post Lantik Pejabat Tinggi Madya, Mendagri Sampaikan Pesan Penting Pada Jajarannya